Matcha Kuliner Organik Batch Kliring




Category: MATCHA
Diskon 40% untuk Batch Matcha dengan Tanggal Terbaik Sebelum November 2026
Catatan Rasa dan Cara Penggunaan: Matcha Kuliner premium kami memiliki tekstur halus, aroma vegetal yang lembut, dan warna hijau muda yang cerah. Matcha Kuliner Grade A organik kami adalah bubuk teh hijau Jepang berkualitas tinggi yang sangat cocok untuk matcha latte, cold brew, smoothie, kue, protein shake, matcha lemonade, dan masakan. Anda bisa menikmati Culinary Matcha langsung, tetapi di Jepang matcha ini secara tradisional digunakan untuk aplikasi kuliner karena rasanya lebih kuat daripada Ceremonial Matcha.
Bahan: matcha organik kuliner grade A dari Shizuoka, Jepang
Ukuran Kemasan + Ukuran Sajian:
Untuk grade matcha ini,
1 sendok teh setara dengan sekitar 1 sajian.
1 sajian dianggap sebagai satu cangkir matcha siap minum berukuran 4-8 oz.
Kami menawarkan matcha ini dalam ukuran kemasan:
- 100 gram (3.5 oz) sekitar 50 sajian
Manfaat Matcha: Penelitian menunjukkan matcha dapat meningkatkan fungsi otak dan membantu Anda tetap waspada. Matcha juga tinggi antioksidan, dapat membantu melindungi hati dengan membantu mengeluarkan racun, dapat meningkatkan kesehatan jantung, dan beberapa penelitian menunjukkan matcha memiliki kandungan anti-kanker yang tinggi.
Asal dan Budidaya: Matcha Kuliner kami dipanen pada pertengahan musim panas, yang lebih lambat dari musim panen Ceremonial Matcha, dan digiling menjadi bubuk yang lebih kasar daripada Ceremonial Matcha. Hasilnya adalah matcha yang kuat dan berani yang cocok dipadukan dengan bahan lain untuk kue dan matcha latte - susu oat/almond, dll.
Baik Matcha Kuliner maupun Ceremonial Matcha kami dibudidayakan dari daun teh tencha* organik yang ditanam di bawah naungan di kebun teh di Shizuoka, Jepang; kemudian digiling dengan batu menjadi bubuk teh hijau di kebun yang sama.
*Tencha mengacu pada daun teh yang lembut dan diproses minimal yang secara khusus ditanam dan disiapkan untuk produksi matcha. Tencha adalah sebutan untuk daun setelah dipanen, dikukus, dikeringkan, dan dipanggang, tetapi belum digiling atau dihaluskan. Setelah daun tencha digiling menjadi bubuk halus, tencha berubah menjadi produk akhir - matcha.







